Skip Ribbon Commands
Skip to main content

Treasury

Kontrak antara 2 pihak untuk melakukan pertukaran bunga untuk mata uang yang sama selama suatu periode tertentu. Pada umumnya, suku bunga yang akan ditukarkan adalah suku bunga tetap (fixed rate) terhadap suku bunga mengambang (floating rate), sedangkan pembayarannya dapat dilakukan secara periodik (bulanan, kuartal, semester atau tahunan).

Biasanya untuk suku bunga mengambang, akan menggunakan referensi pasar seperti: SBI atau JIBOR untuk IDR dan LIBOR atau SIBOR untuk USD.

Alasan utama mengapa nasabah ingin melakukan transaksi IRS adalah untuk melakukan lindung nilai terhadap potensi kenaikan / penurunan suku bunga di masa mendatang.

Jika nasabah berpandangan bahwa suku bunga cenderung akan naik di masa mendatang dan mempunyai pinjaman dengan suku bunga mengambang, maka nasabah dapat melakukan lindung nilai dengan melakukan IRS, dengan membayar suku bunga tetap dan menerima suku bunga mengambang.

Sebaliknya, jika nasabah berpandangan bahwa suku bunga cenderung akan turun di masa mendatang dan mempunyai pinjaman dengan suku bunga tetap, maka nasabah dapat melakukan lindung nilai dengan melakukan IRS, dengan membayar suku bunga mengambang dan menerima suku bunga tetap.

 

Interest Rate Swap (Bayar Fixed)

  • Awalnya, nasabah mempunyai pinjaman dengan suku bunga mengambang dengan basis SBI.
  • Nasabah mempunyai pandangan bahwa suku bunga cenderung naik di masa mendatang.
  • Dengan melakukan IRS (membayar fixed dan menerima floating), maka nasabah sudah melakukan proteksi terhadap kenaikan suku bunga di masa mendatang.

Interest Rate Swap (Bayar Floating)

  • Awalnya, nasabah mempunyai pinjaman dengan suku bunga tetap.
  • Nasabah mempunyai pandangan bahwa suku bunga cenderung turun di masa mendatang.
  • Dengan melakukan IRS (membayar floating dan menerima fixed), maka nasabah sudah melakukan proteksi terhadap penurunan suku bunga di masa mendatang.
 
 

Internet Banking