Skip Ribbon Commands
Skip to main content
     

    Treasury

    Kontrak antara 2 pihak untuk melakukan pertukaran pokok dan suku bunga untuk 2 mata uang yang berbeda selama suatu periode tertentu.

    Sama seperti IRS, selain suku bunga yang akan ditukarkan adalah suku bunga tetap (fixed rate) terhadap suku bunga mengambang (floating rate), maka pertukaran bunga juga bisa dilakukan untuk fixed vs. fixed dan floating vs. floating, karena CCS melibatkan 2 mata uang yang berbeda.

    Selain itu, CCS juga melibatkan pertukaran pokok pada saat awal dan akhir transaksi.

    Alasan utama mengapa nasabah ingin melakukan transaksi CCS adalah untuk mendapatkan funding dalam mata uang yang berbeda, sehingga dengan melakukan CCS, maka nasabah dapat menukar dana dalam suatu mata uang yang dimilikinya pada saat ini dengan dana dalam mata uang lainnya yang dibutuhkan. Pada saat jatuh tempo, maka dana tersebut akan ditukar kembali menjadi dana dalam mata uang asal.

    Cross Currency Swap (Funding IDR)

    • Awalnya, nasabah mempunyai pinjaman USD dengan suku bunga mengambang.
    • Nasabah membutuhkan funding dalam mata uang IDR.
    • Untuk mencapai objektif ini, maka nasabah akan melakukan CCS sebagai berikut:
      -  Pertukaran pokok awal: Memberikan pokok USD dan menerima pokok IDR.
      -  Pembayaran suku bunga: Membayar bunga IDR dan menerima bunga USD.
      -  Pertukaran pokok akhir: Memberikan pokok IDR dan menerima pokok USD.

    CCS (Bayar USD)

    • Awalnya, nasabah mempunyai pinjaman IDR dengan suku bunga mengambang.
    • Nasabah membutuhkan funding dalam mata uang USD.
    • Untuk mencapai objektif ini, maka nasabah akan melakukan CCS sebagai berikut:
      -  Pertukaran pokok awal: Memberikan pokok IDR dan menerima pokok USD.
      -  Pembayaran suku bunga: Membayar bunga USD dan menerima bunga IDR.
      -  Pertukaran pokok akhir: Memberikan pokok USD dan menerima pokok IDR.
     

    Internet Banking