Skip Ribbon Commands
Skip to main content

Berita
 
RUPS-LB BII Menyetujui Pengangkatan Presiden Direktur Baru
dan Perubahan Nama Perusahaan
 
JAKARTA, 16 Januari 2012 – PT Bank Internasional Indonesia Tbk (BII) hari ini menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) dan menyetujui pengangkatan Chief of Financial Officer Maybank Group, Dato’ Khairussaleh Ramli Chief Financial Officer Maybank Group, untuk menjadi Presiden Direktur/CEO dan penunjukan Ani Pangestu sebagai Human Capital Director. RUPS-LB  juga menyetujui perubahan nama BII menjadi PT Bank Maybank Indonesia Tbk (Maybank Indonesia).
 
Menindaklanjuti hasil RUPS-LB hari ini, BII akan meminta persetujuan dari regulator perihal pengangkatan Presiden Direktur / CEO baru dan perubahan nama perusahaan.
 
Dato’ Khairussaleh Ramli, yang menjabat sebagai Financial Officer dari Maybank Group sejak November 2008, telah bekerja sama dengan manajemen BII. Beliau juga pernah bekerja selama tujuh tahun (1990-1997) di Public Bank Group, salah satu bank terbesar di Malaysia. Pengalamannya yang cukup luas di sektor jasa keuangan telah memberikan beliau keahlian yang diperlukan untuk memimpin BII, salah satu bank yang termasuk dalam jajaran 10 besar di Indonesia.
 
Sebelum bergabung dengan Maybank, beliau juga sempat bekerja di Telekom Malaysia Berhad (TM). Setelah itu, beliau bekerja di Bursa Malaysia Berhad selama delapan tahun, menjabat berbagai posisi yang akhirnya membawa beliau menjadi Chief of Financial Officer pada 2004. Pada tahun 2011, Khairussaleh meraih penghargaan sebagai Malaysia’s CFO of the Year untuk kedua kalinya secara berturut-turut dalam pooling yang dilakukan oleh Finance Asia.
 
Rahardja Alimhamzah, yang selama ini menjabat sebagai Presiden Direktur dan telah memimpin BII sejak pengunduran diri Ridha Wirakusumah sebagai Presiden Direktur pada Juli 2011. Rahardja akan memiliki tambahan tanggung jawab baru untuk memimpin Commercial Banking and Global Markets dalam jabatannya sebagai Head for Global Wholesale Banking.
 
Presiden Komisaris BII Tan Sri Dato’ Megat Zharruddin bin Megat Mohd Nor mengatakan, “Kami yakin Khairussaleh akan dapat memimpin BII dalam masa transformasi ini, sejalan dengan inisiatif kami untuk membawa BII ke tingkat yang lebih tinggi sehingga dapat menjadi kontributor penting bagi Maybank Group.”
 
Tan Sri menambahkan, “Perubahan nama BII menjadi Maybank Indonesia ini merupakan tahapan yang terjadi di dalam evolusi Maybank Group. Hal ini merupakan batu loncatan yang penting bagi Maybank Group, khususnya dalam mendukung pertumbuhan bisnis dan ekonomi serta memberikan kontribusi bagi masyarakat Indonesia. Pengembangan perusahaan akan memperkuat citra BII di Indonesia karena stakeholder akan menghubungkan bank lokalnya sebagai bagian dari jaringan perbankan internasional yang kuat yang sungguh-sungguh memiliki komitmen untuk berperan dalam mempercepat pembangunan ekonomi dan masyarakat di Indonesia.
 
“Transformasi BII-Maybank untuk menjadi lebih kuat dan lebih baik merupakan suatu kelanjutan dari perjalanan yang telah kami mulai pada tahun 2009. Kami berharap perubahan nama ini akan mempercepat pembangunan kultur korporasi yang sama dengan Maybank Group, dengan tujuan mendorong operasional kami menjadi kontributor penting dan pada saat yang sama juga menyediakan layanan finansial yang humanis bagi Indonesia (humanizing financial service),” ujar Khairussaleh.
 
Khairussaleh menambahkan, “Saya merasa terhormat atas kepercayaan para pemegang saham terkait penunjukan saya sebagai Presiden Direktur. Saya berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang nyata dan berarti kepada masyarakat Indonesia melalui kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dengan fokus ke pendidikan, kegiatan mendukung gaya hidup sehat, serta pemberdayaan lingkungan dan komunitas.”
 
Tentang PT Bank Internasional Indonesia, Tbk.
BII adalah salah satu bank terbesar di Indonesia dengan jaringan internasional yang memiliki 346 cabang termasuk lima kantor cabang syariah dan tiga cabang luar negeri, 1.106 ATM termasuk 53 CDM (Cash Deposit Machines) BII di seluruh Indonesia, dan juga sudah terkoneksi dengan lebih dari 20.000 ATM yang tergabung dalam Jaringan ATM PRIMA, ATM BERSAMA, ALTO, CIRRUS dan jaringan MEPS di Malaysia dan sekaligus terhubung dengan lebih dari 3.500 ATM Maybank di Malaysia dan Singapura serta memiliki kantor cabang luar negeri di Mauritius, Mumbai dan Cayman Islands. Dengan total simpanan nasabah sebesar Rp66,6 triliun dan aset sebesar Rp90,9 triliun per 30 September 2011, BII menyediakan serangkaian jasa keuangan melalui kantor cabang dan jaringan ATM, phone banking dan internet banking. BII telah tercatat di Bursa Efek Indonesia (BNII) dan aktif di sektor UKM/Komersial, Konsumer dan Korporasi.
 
Informasi lebih lanjut hubungi:
Esti Nugraheni, Kepala Divisi Komunikasi Perusahaan
Tel: (021) 230-0888
 

Internet Banking