Skip Ribbon Commands
Skip to main content

Berita

PENGUMUMAN

Kebijakan Penerimaan Devisa Hasil Ekspor (DHE)
Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.13/20/PBI/2011
 

Nasabah BII yang terhormat,

Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan yang telah diberikan kepada kami untuk memenuhi kebutuhan layanan perbankan Anda.

Bersama ini kami informasikan bahwa Bank Indonesia melalui Peraturan Bank Indonesia No.13/20/PBI/2011 tanggal 30 September 2011 tentang Penerimaan Devisa Hasil Ekspor dan Penarikan Devisa Utang Luar Negeri telah mengatur beberapa kewajiban yang harus dipenuhi oleh nasabah bank yang melakukan kegiatan mengeluarkan barang dari daerah pabean (Eksportir), yaitu:
  1. Seluruh penerimaan pembayaran transaksi ekspor atau Devisa Hasil Ekspor (DHE) wajib diterima Eksportir melalui Bank Devisa dalam Negeri (bank) selambat-lambatnya 90 Hari setelah tanggal Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB).
  2. Penerimaan DHE dengan cara pembayaran usance L/C, konsinyasi, pembayaran kemudian (open account), collection, yang jatuh temponya ≥ 90 Hari setelah Tanggal PEB, wajib dilakukan selambat-lambatnya 14 Hari setelah tanggal jatuh tempo pembayaran.
  3. Eksportir harus menyampaikan informasi yang tercantum pada PEB terkait DHE yang diterima kepada Bank Devisa penerima DHE meliputi informasi Sandi Kantor Pabean, Nomor Pendaftaran PEB, Tanggal Pendaftaran PEB, Nilai DHE, Nilai PEB, Sandi Keterangan, serta dilengkapi Dokumen Pendukung dan disampaikan paling lambat 3 (tiga) Hari Kerja setelah DHE diterima oleh Eksportir melalui Bank Devisa.
  4. Bank akan mengirimkan laporan RTE (softcopy) yang memuat daftar transaksi penerimaan DHE kepada Eksportir untuk dilengkapi.
  5. Dokumen Pendukung diperlukan terutama untuk transaksi ekspor dengan uang muka (advance payment), Nilai DHE kurang dari nilai PEB dan/atau DHE diterima melewati batas waktu.
  6. Dokumen pendukung harus disampaikan oleh Eksportir kepada Bank paling lambat:
    • 14 hari setelah tanggal PEB untuk ekspor yang diterima melewati batas waktu
    • Tanggal 5 bulan berikutnya untuk Nilai DHE kurang dari Nilai PEB akibat maklon, jasa perbaikan, operational/financial leasing.
    • 90 hari setelah tanggal PEB atau 14 hari setelah jatuh tempo pembayaran, untuk kondisi Importir wanprestasi
  7. Informasi terkait DHE akan diteruskan oleh Bank Devisa kepada Bank Indonesia.
  8. PBI No. 13/20/PBI/2011 diatas mulai berlaku efektif pada tanggal 2 Januari 2012.
  9. Penerimaan DHE akan dipantau oleh BI melalui dua sumber data:
    • Berdasar data PEB dari DirJen Bea Cukai
    • Berdasar data penerimaan DHE dari Laporan Rincian Transaksi Ekspor (RTE)
  10. Sanksi atas ketidakpatuhan Eksportir:
    • Denda sebesar 0,5% dari DHE yang belum diterima melalui Bank Devisa (minimum Rp 10 juta, maksimum Rp 100 juta) yang disetor ke kas Negara.
    • Sanksi administratif pemberatan berupa penangguhan pelayanan ekspor di Bea Cukai
Untuk lebih jelasnya dapat melihat Peraturan Bank Indonesia No. 13/20/PBI/2011 yang dapat diakses melalui website BI pada link: http://www.bi.go.id/web/id/Peraturan/Moneter/pbi_132011.htm.
 
Demikian kami sampaikan.
 
Hormat kami,
 
 
 
Manajemen
PT Bank Internasional Indonesia Tbk
 

Internet Banking