Skip Ribbon Commands
Skip to main content

Internet Banking

 

  1. Definisi
    1. BII adalah PT Bank Internasional Indonesia Tbk.
    2. BII Internet Banking adalah layanan elektronik perbankan yang disediakan oleh BII yang dapat digunakan atau diakses oleh Nasabah guna mendapatkan informasi dan/atau transaksi perbankan melalui jaringan internet dengan menggunakan komputer.
    3. BII Mobile Banking adalah layanan elektronik perbankan yang saat ini menggunakan media SMS (Short Message Sevice) yang dapat digunakan atau diakses oleh Nasabah BII guna mendapatkan informasi perbankan dan dapat digunakan untuk melakukan transaksi perbankan melalui telepon selular/handphone yang nomornya telah tercatat/terdaftar pada data BII untuk digunakan bertransaksi BII Mobile Banking.
    4. Nasabah adalah pemilik rekening tabungan dan/atau rekening giro di BII yang akan/telah terdaftar oleh BII sebagai pengguna layanan BII Mobile Banking atau BII Internet Banking.
    5. Nomor Registrasi BII Internet Banking adalah deretan nomor atau deretan angka/nomor yang akan diperoleh Nasabah pada saat melakukan pendaftaran user-id melalui ATM BII. Nomor Registrasi BII Internet Banking terdiri dari 15 digit numerik dan tercetak pada customer receipt ATM BII.
    6. Notifikasi SMS adalah pemberitahuan berupa nomor referensi yang dikirimkan oleh BII kepada Nasabah setelah transaksi BII Mobile Banking dilakukan oleh Nasabah dan pemberitahuan tersebut disampaikan melalui SMS ke nomor telepon selular/handphone Nasabah yang terdaftar di BII.
    7. Operator Seluler adalah perusahaan penyedia jasa layanan telepon selular/handphone yang berasal dari Indonesia.
    8. PIN (Personal Identification NumberBII Mobile Banking adalah deretan nomor atau deretan angka untuk bertransaksi menggunakan media SMS yang sifatnya rahasia dan tidak diperkenankan diberitahukan kepada pihak lain.
    9. PIN (Personal Identification NumberRegistrasi BII Internet Banking adalah deretan nomor atau deretan angka untuk bertransaksi melalui jaringan internet yang sifatnya rahasia dan tidak diperkenankan diberitahukan kepada pihak lain.
    10. SMS (Short Message Service) adalah pemberitahuan singkat atau pesan singkat dalam bentuk teks yang dapat diterima dan/atau dikirimkan oleh telepon selular/handphone dan teks tersebut dapat dilihat atau dibaca pada layar telepon selular/handphone.
    11. SMS Token BII Internet Banking adalah deretan angka atau nomor yang terdiri dari 8 digit angka/nomor yang merupakan otentikasi tambahan selain user-id dan password dalam bentuk OTP (One Time Password) yang dikirimkan oleh BII ke telepon selular/handphone Nasabah pengguna BII Internet Banking BII melalui SMS yang terdaftar di BII. SMS Token BII Internet Banking ini akan digunakan dalam melakukan transaksi finansial melalui BII Internet Banking.
  2. Registrasi
    Nasabah yang bermaksud untuk mendapatkan layanan fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking, wajib mengisi dan melengkapi Formulir Pendaftaran Penggunaan BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking atau memenuhi prosedur lain yang ditetapkan oleh BII serta memenuhi persyaratan lain yang ditetapkan dan/atau akan ditetapkan dan disampaikan dari waktu ke waktu oleh BII kepada Nasabah.
  3. Ketentuan Penggunaan Fasilitas BII Internet Banking dan Mobile Banking
    1. Penggunaan BII Internet Banking
      1. Nasabah wajib memiliki program komputer atau software/perangkat lunak dan spesifikasi komputer yang sesuai dengan ketentuan BII.
      2. Nasabah wajib mendaftarkan diri guna mendapatkan SMS Token BII Internet Banking kepada BII dengan cara (i) untuk Nasabah perorangan, pendaftaran dapat dilakukan melalui cabang BII terdekat atau (ii) untuk Nasabah badan usaha, pendaftaran hanya dapat dilakukan melalui kantor cabang pemelihara rekening.
      3. Pada saat Nasabah melakukan log-in pertama kali (First Time Log-In) ke BII Internet Banking, maka Nasabah wajib memasukkan Nomor Registrasi BII Internet Banking dan PIN Registrasi BII Internet Banking.
      4. Setelah prosedur atau mekanisme sebagaimana dimaksud pada III.A.2 berhasil dilakukan, maka Nasabah wajib untuk membuat user-id dan password BII Internet Banking yang selanjutnya dapat digunakan untuk masuk atau log-in ke BII Internet Banking.
      5. Untuk setiap pelaksanaan transaksi BII Internet Banking :
        1. Nasabah wajib memastikan ketepatan dan kelengkapan perintah transaksi (termasuk memastikan bahwa semua data yang diperlukan untuk transaksi telah diisi secara lengkap dan benar). BII tidak bertanggung-jawab terhadap segala dampak/akibat apapun yang mungkin timbul karena kelalaian, ketidaklengkapan, ketidakjelasan, atau ketidaktepatan perintah/data dari Nasabah.
        2. Nasabah memiliki satu kali kesempatan untuk memeriksa kembali dan/atau membatalkan data yang telah diisi pada saat ditampilkan layar konfirmasi yang dilakukan secara otomatis oleh sistem. Pembatalan dapat dilakukan dengan menekan tombol batal.
      6. Untuk setiap transaksi yang dilakukan melalui BII Internet Banking, Nasabah akan diminta untuk request SMS Token BII Internet Banking. Untuk mendapatkan SMS Token BII Internet Banking, Nasabah wajib mengirimkan SMS ke alamat/nomor yang ditentukan oleh BII dari waktu ke waktu. Satu SMS Token BII Internet Banking hanya berlaku untuk satu kali transaksi dan berlaku selama 10 (sepuluh) menit sejak SMS Token BII Internet Banking diterima oleh Nasabah.
      7. Untuk mengetahui atau memastikan bahwa BII telah menjalankan setiap perintah/instruksi dari Nasabah, maka pada layanan BII Internet Banking akan ditampilkan layar konfirmasi yang menyatakan bahwa transaksi sudah berhasil dijalankan dan informasi nomor referensi yang merupakan bukti transaksi melalui BII Internet Banking.
      8. Sepanjang Nasabah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh BII, Nasabah dapat menggunakan BII Internet Banking untuk mendapatkan informasi perbankan dan/atau melakukan transaksi perbankan yang ditentukan oleh BII. Jenis informasi perbankan dan jenis transaksi perbankan yang menggunakan BII Internet Banking yang dapat dilakukan oleh Nasabah akan diberitahukan dari waktu ke waktu oleh BII. 0
      9. Nasabah wajib mengisi semua data atau informasi yang dibutuhkan untuk setiap transaksi BII Internet Banking dengan benar dan lengkap.
      10. Setiap perintah/instruksi Nasabah yang telah diberikan atau dikirimkan kepada BII tidak dapat dibatalkan dengan alasan apapun juga dan Nasabah bertanggung-jawab atas segala akibat yang ditimbulkan dari dilaksanakannya perintah/instruksi Nasabah.
      11. Setiap perintah/instruksi dari Nasabah yang diterima oleh BII :
        1. merupakan instruksi yang sah dan BII tidak berkewajiban untuk meneliti, menyelidiki atau memastikan keakuratan atau keotentikan instruksi tersebut.
        2. akan diakui oleh Nasabah dan diberlakukan sebagai alat bukti yang sah walaupun tidak dibuat dalam dokumen tertulis atau dokumen lain yang ditandatangani.
        3. akan disimpan oleh BII sesuai kebijakan BII dan Nasabah mengakui dan setuju bahwa perintah/instruksi dari Nasabah yang disimpan oleh BII tersebut merupakan perintah/instruksi yang benar serta merupakan alat bukti yang sah dan mengikat.
      12. BII tidak memiliki kewajiban untuk menjalankan perintah/instruksi Nasabah jika :
        1. Dana/saldo Nasabah pada rekening BII tidak mencukupi atau dibawah saldo minimum yang ditetapkan oleh BII, atau ;
        2. Pelaksanaan perintah/instruksi Nasabah oleh BII menyebabkan dana/saldo rekening Nasabah dibawah saldo minimum yang ditetapkan oleh BII, atau:
        3. BII berdasarkan pertimbangannya sendiri menilai memiliki alasan untuk menduga bahwa terjadi suatu penipuan atau transasksi yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
        4. Adanya instruksi yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang yang wajib dipatuhi.
      13. Notifikasi SMS Token BII Internet Banking yang dikirimkan ke telepon selular/handphone Nasabah dapat diterima Nasabah dengan ketentuan bahwa inbox message telepon selular/handphone Nasabah tidak penuh dan/atau tidak ada gangguan pada jaringan sistem Operator Selular.
      14. Bukti transaksi BII Internet Banking yang dilakukan oleh Nasabah adalah catatan mutasi rekening tabungan atau rekening giro Nasabah yang ada pada BII.
      15. BII tidak bertanggung-jawab terhadap segala kerugian yang diderita oleh Nasabah terkait dengan :
        1. Segala kehilangan/kerusakan yang diakibatkan perlengkapan, software, penyedia browser internet atau oleh Internet Service Provider (ISP) atau agen-agennya;
        2. Segala gangguan virus komputer atau sistem Trojan Horses atau komponen membahayakan yang dapat mengganggu pelayanan BII Internet Banking, Web Browser atau komputer sistem Bank, Nasabah atau ISP.
        3. Pemakaian/penggunaan ISP yang tidak resmi.
        4. Segala tujuan pemakaian Internet Banking Password dan Login ID.
        5. Segala kesalahan dalam transmisi Instruksi Nasabah atau Instruksi Nasabah lainnya yang mungkin ditransmisi melalui Internet Banking Service atau transmisi segala data atau informasi lainnya oleh Bank melalui Internet Banking Service.
        6. Segala perintah/instruksi Nasabah yang tidak tepat atau tidak lengkap yang disampaikan melalui BII Internet Banking.
        7. Segala kelalaian oleh Nasabah mengikuti petunjuk, prosedur dan instruksi yang paling baru untuk memakai internet yang disampaikan oleh BII.
        8. Segala penundaan atau penolakan untuk menjalankan perintah/instruksi Nasabah disampaikan melalui BII Internet Banking. 
        9. Segala kehilangan atau kerugian langsung, tidak langsung atau akibat lain atau berhubungan dengan pemakaian BII Internet Banking.
    2. Penggunaan BII Mobile Banking
      1. Nasabah wajib memiliki SIM Card/kartu telepon selular/handphone Operator Seluler yang telah ditentukan oleh Bank.
      2. Sebelum menggunakan BII Mobile Banking, Nasabah wajib melakukan aktivasi nomor telepon selular/handphone terlebih dahulu sesuai dengan ketentuan BII.
      3. Sepanjang Nasabah memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh BII, Nasabah dapat menggunakan BII Mobile Banking untuk mendapatkan informasi perbankan dan/atau melakukan transaksi perbankan yang ditentukan oleh BII. Jenis informasi perbankan dan jenis transaksi perbankan yang menggunakan BII Mobile Banking yang dapat dilakukan oleh Nasabah akan diberitahukan dari waktu ke waktu oleh BII.
      4. Perintah/instruksi yang diberikan oleh Nasabah hanya dapat dilakukan/diberikan kepada BII melalui nomor telepon selular/handphone Nasabah yang telah terdaftar atau telah teregistrasi di BII.
      5. Nasabah wajib mengisi semua data atau informasi yang dibutuhkan untuk setiap transaksi BII Mobile Banking dengan benar dan lengkap.
      6. Setiap perintah/instruksi Nasabah yang telah diberikan atau dikirimkan kepada BII tidak dapat dibatalkan dengan alasan apapun juga dan Nasabah bertanggung-jawab atas segala akibat yang ditimbulkan dari dilaksanakannya perintah/instruksi Nasabah.
      7. Setiap perintah/instruksi dari Nasabah yang diterima oleh BII :
        1. merupakan instruksi yang sah dan Bank tidak berkewajiban untuk meneliti, menyelidiki atau memastikan keakuratan atau keotentikan instruksi tersebut.
        2. akan diakui oleh Nasabah dan diberlakukan sebagai alat bukti yang sah walaupun tidak dibuat dalam dokumen tertulis atau dokumen lain yang ditandatangani.
        3. akan disimpan oleh BII sesuai kebijakan BII dan Nasabah mengakui dan setuju bahwa perintah/instruksi dari Nasabah yang disimpan oleh BII tersebut merupakan perintah/instruksi yang benar serta merupakan alat bukti yang sah dan mengikat.
      8. Untuk mengetahui atau memastikan bahwa BII telah menjalankan setiap perintah/instruksi dari Nasabah, maka :
        1. BII akan mengirimkan Notifikasi SMS, atau ;
        2. Nasabah dapat melakukan pengecekan transaksi atau saldo rekening di BII ATM atau dengan menghubungi BII Costumer Care atau dengan menghubungi kantor BII terdekat.
      9. Notifikasi SMS sebagaimana dimaksud pada ketentuan III.B.8.i di atas akan dikirimkan dan dapat diterima Nasabah dengan ketentuan bahwa inbox message telepon selular/handphone Nasabah tidak penuh dan/atau tidak ada gangguan pada jaringan sistem Operator Selular.
      10. BII tidak memiliki kewajiban untuk menjalankan perintah/instruksi Nasabah jika :
        1. Dana/saldo Nasabah pada rekening BII tidak mencukupi atau dibawah saldo minimum yang ditetapkan oleh BII, atau ;
        2. Pelaksanaan perintah/instruksi Nasabah oleh BII menyebabkan dana/saldo rekening Nasabah dibawah saldo minimum yang ditetapkan oleh BII,atau:
        3. BII berdasarkan pertimbangannya sendiri menilai memiliki alasan untuk menduga bahwa terjadi suatu penipuan atau transaksi yang melanggar ketentuan hukum yang berlaku.
        4. Adanya instruksi yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang yang wajib dipatuhi.
      11. Untuk setiap transaksi BII Mobile Banking yang berhasil maupun yang gagal, akan dikenakan biaya oleh Operator Selular dan semua biaya tersebut menjadi beban Nasabah.
      12. Bukti transaksi BII Mobile Banking yang dilakukan oleh Nasabah adalah catatan mutasi rekening tabungan atau rekening giro Nasabah yang ada pada BII.
      13. Nasabah wajib memberitahukan BII jika terjadi perubahan nomor telepon selular/handphone yang akan dipergunakan untuk melakukan transaksi BII Mobile Banking.
      14. BII tidak bertanggung-jawab terhadap segala kerugian yang diderita oleh Nasabah terkait dengan :
        1. Segala penyalahgunaan PIN Mobile Banking yang merupakan tanggung-jawab Nasabah.
        2. Segala perintah, transaksi, dan komunikasi penggunaan Mobile Banking yang menjadi tanggung-jawab Nasabah.
        3. Pembatalan instruksi/perintah transaksi yang telah dilaksanakan oleh BII.
        4. Segala kesalahan atau permasalahan terkait dengan hubungan/jaringan telekomunikasi.
        5. Segala perintah/instruksi Nasabah yang tidak tepat atau tidak lengkap yang disampaikan melalui BII Mobile Banking.
        6. Segala kelalaian oleh Nasabah mengikuti petunjuk, prosedur dan instruksi yang paling baru untuk memakai internet yang disampaikan oleh BII.
        7. Segala penundaan atau penolakan untuk menjalankan perintah/instruksi Nasabah disampaikan melalui BII Mobile Banking.
        8. Segala kehilangan atau kerugian langsung, tidak langsung atau akibat lain atau berhubungan dengan pemakaian BII Mobile Banking.
    3. PIN BII Internet Banking dan/atau PIN BII Mobile Banking
      1. Nasabah wajib menjaga kerahasiaan PIN BII Internet Banking dan/atau PIN BII Mobile Banking.
      2. PIN Internet Banking dan/atau PIN BII Mobile Banking tersebut hanya boleh digunakan oleh Nasabah.
      3. Nasabah dapat mengubah PIN Internet Banking dan/atau PIN BII Mobile Banking sesuai dengan syarat dan ketentuan yang berlaku di BII.
      4. Segala penyalahgunaan PIN Internet Banking dan/atau PIN BII Mobile Banking merupakan tanggung-jawab Nasabah. Nasabah menyatakan membebaskan BII, termasuk membebaskan BII atas kerugian serta tuntutan/gugatan hukum yang dilakukan oleh pihak manapun.
    4. Pemblokiran dan Penghentian Akses Fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking
      1. BII akan memblokir fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking jika :
        1. salah memasukkan PIN BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking sebanyak 3 (tiga) kali berturut-turut, atau;
        2. adanya pertimbangkan tertentu dari BII dan pertimbangan tersebut tidak perlu disampaikan kepada Nasabah, atau;
        3. karena adanya pemblokiran yang diajukan oleh Nasabah. Khusus untuk fasilitas BII Mobile Banking, termasuk pemblokiran karena alasan kehilangan SIM Card atau kartu telepon selular/handphone, atau;
        4. digunakannya BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking untuk transkasi yang dilarang oleh ketentuan hukum yang berlaku, atau;
        5. adanya instruksi yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang yang wajib dipatuhi.
      2. BII akan menghentikan fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking jika :
        1. Nasabah mengajukan permohonan kepada BII untuk mengakhiri fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking yang dinikmatinya/digunakannya, atau;
        2. Nasabah menutup semua rekening yang dapat diakses oleh fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking, atau;
        3. Nasabah melanggar syarat dan ketentuan BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking atau persyaratan dan ketentuan lain yang akan ditetapkan oleh BII dari waktu ke waktu, atau;
        4. BII mengakhiri fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking, atau;
        5. Operator Seluler atau Nasabah mengakhiri nomor telepon selular/handphone Nasabah atau berakhirnya kerjasama antara BII dengan Operator Seluler dalam rangka menyediakan fasilitas layanan BII Mobile Banking (khusus fasilitas BII Mobile Banking),atau;
        6. digunakannya BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking untuk transkasi yang dilarang oleh ketentuan hukum yang berlaku, atau;
        7. adanya instruksi yang dikeluarkan oleh instansi yang berwenang yang wajib dipatuhi.
          3. Jika penutupan/penghentian atau pemblokiran fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking terjadi, maka untuk mengaktifkannya kembali fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking, Nasabah wajib melakukan prosedur registrasi kembali serta prosedur lain yang akan ditetapkan oleh BII dari waktu ke waktu.
  4. Lain-Lain
    1. Nama dan judul dalam syarat dan ketentuan ini adalah semata-mata untuk memudahkan dalam membacanya dan tidak bertujuan untuk mendefinisikan, menggambarkan, mengubah, atau membatasi hak dan/atau kewajiban Nasabah dan BII maupun menyebabkan interprestasi lain dari syarat dan ketentuan ini.
    2. Nasabah akan membebaskan BII dari segala kerugian, tuntutan atau gugatan apapun dan dari pihak manapun jika BII tidak dapat melaksanakan instruksi/perintah yang disampaikan oleh Nasabah atau jika pelaksanaan instruksi/perintah Nasabah oleh BII menimbulkan kerugian bagi pihak manapun, termasuk karena tidak dapat dilaksanakannya instruksi/perintah Nasabah baik sebagian maupun seluruhnya karena sebab-sebab atau kejadian-kejadian diluar kekuasaan dan kemampuan BII seperti adanya bencana alam, perang, huru-hara, keadaan peralatan, sistem/transmisi yang tidak berfungsi, gangguan listrik/telekomunikasi, kebijakan pemerintah/Bank Indonesia yang wajib ditaati oleh BII atau sebab/kejadian lain diluar kekuasaan BII dan juga kerugian karena kelalaian atau kesalahan yang dilakukan oelh Nasabah.
    3. Nasabah wajib segera memberitahukan kepada BII jika terjadi perubahan data Nasabah dan/atau jika terjadi permasalahan yang berhubungan dengan fasilitas BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking. Khusus sanggahan Nasabah terkait dengan transaksi BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking, sanggahan dari Nasabah hanya akan dilayani oleh BII jika sanggahan tersebut diajukan dalam jangka waktu 2 hari sejak tanggal transaksi BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking dilakukan oleh Nasabah.
    4. Untuk transaksi BII Mobile Banking, Nasabah akan menghubungi Operator Seluler yang bersangkutan jika terdapat permasalahan yang berhubungan dengan SIM Card/kartu telepon selular/handphone Nasabah, jaringan atau pelayanan Operator Seluler serta biaya SMS atau permasalahan lain yang terkait hubungan antara Nasabah dengan Operator Seluler.
    5. Jika dalam melaksanakan instruksi/perintah yang diterima dari Nasabah, BII membutuhkan kuasa dari Nasabah, maka kuasa tersebut telah dianggap diberikan oleh Nasabah kepada BII seketika Nasabah menandatangani Formulir Pendaftaran Penggunaan BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking atau pada saat Nasabah melakukan registrasi kecuali BII membutuhkan kuasa yang terpisah dan khusus atau ada ketentuan hukum yang mengharuskan dibuatnya suatu kuasa terpisah untuk itu. Semua kuasa tersebut tidak dapat dicabut atau dibatalkan tanpa persetujuan dari BII sebelumnya.
    6. Nasabah menyetujui keabsahan, kebenaran setiap catatan, tape/cartridge, rekaman, komunikasi yang disampaikan secara elektronik antara BII dengan Nasabah, termasuk print-out komputer atau salinan atau bentuk penyimpanan yang dilakukan oleh BII atau data yang diperlihatkan oleh BII dan kesemuanya itu merupakan satu-satunya alat bukti yang sah atas transaksi BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking.
    7. Semua biaya (-biaya) terkait dengan pelaksanaan transaksi menggunakan BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking menjadi beban dan tanggung-jawab Nasabah. Semua biaya tersebut akan didebet secara langsung oleh BII saat perintah/instruksi transaksi dari Nasabah dilaksanakan oleh BII. Besarnya biaya (-biaya) akan diberitahukan dari waktu ke waktu oleh BII. Nasabah dengan ini memberikan kuasa kepada BII untuk mendebet rekening Nasabah guna melunasi/membayar kewajiban Nasabah.
    8. Jika salah satu dari syarat dan ketentuan ini dinyatakan batal berdasarkan suatu peraturan perundang-undangan, maka pernyataan batal tersebut tidak mengurangi keabsahan atau menyebabkan batalnya syarat dan ketentuan lainnya, dan oleh karenanya dalam hal demikian, syarat dan ketentuan lainnya tetap sah dan mempunyai kekuatan yang mengikat bagi Nasabah dan BII.
    9. Kegagalan, keterlambatan, atau penundaan BII untuk menjalankan haknya berdasarkan syarat dan ketentuan ini atau kegagalan, keterlambatan, atau penundaan BII untuk meminta Nasabah agar memenuhi syarat dan ketentuan ini, tidak akan dianggap sebagai pengesampingan atau pelepasan hak, wewenang, atau tuntutan oleh BII untuk di kemudian hari menuntut dipenuhinya ketentuan-ketentuan dalam syarat dan ketentuan ini.
    10. BII berhak setiap saat untuk mengubah syarat dan ketentuan ini dengan pemberitahuan kepada Nasabah melalui media atau sarana apapun.
    11. Pengakhiran syarat dan ketentuan ini mengesampingkan ketentuan pasal 1266 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata.
    12. Nasabah dapat menghubungi Customer Care atas setiap permasalahan yang berkaitan dengan transaksi BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking.
    13. Nasabah menyatakan setuju atas segala syarat dan ketentuan ini berikut jika terdapat perubahan-perubahannya.
    14. Sepanjang tidak bertentangan dengan syarat dan ketentuan ini, Syarat dan Ketentuan Pengoperasian Rekening berlaku bagi transaksi BII Internet Banking dan/atau BII Mobile Banking.

​​

 

 

Internet Banking